Produk Sudah Dimasukkan Trolley Belanja
Lihat Trolley dan Bayar Lanjutkan Belanja
Memancing Antropologi Sastra Lisan

Questioning Everything!

DETAIL
Kategori : Non Fiksi
368 Indonesia
Bahasa Indonesia
Halaman 368 halaman
Stock: 2
Penerbit: Shira Media
Penulis: Tomi Wibisono
Berat : 0.30 Kilo

DESKRIPSI Questioning Everything!

Buku Questioning Everything! Kreativitas di Dunia yang Tidak Baik-Baik Saja memuat 27 artikel wawancara pilihan dari WARN!NG Magazine. Praktis, wawancara yang terpilih juga melibatkan narasumber-narasumber popular dan termahsyur di kalangan anak muda dan budaya populer, mulai dari musisi, sutradara, sastrawan, atau pegiat seni terkemuka lainnya. Sebut saja Sheila On 7, Jerinx (Superman Is Dead), FSTVLST, Nia Dinata, Puthut EA, hingga Seno Gumira Ajidarma. Belum juga termasuk figur-figur internasional seperti Joshua Oppenheimer (sutradara film Act of Killing dan The Look of Silence), Bumblefoot (mantan gitaris Guns N’ Roses) dan Discharge (band hardcore legendaris asal Inggris).

***

“Adalah suatu hal yang patut disyukuri di tengah deruan zaman artikel distortif  serba singkat nir-5W+1H, masih ada anak-anak muda yang sudi berkutat berjam-jam menranskrip dan menyunting wawancara panjang seperti yang ada dalam buku ini.” Ananda Badudu, Jurnalis Tempo; Vokalis Banda Neira.

“Siapapun pasti mahfum, hanya dengan ketelatenan dan energi kreatif yang terus terpelihara, maka WARN!NG Magz bisa ada dan tumbuh terus. Ini kerja yang luar biasa.” Puthut EA, Kepala Suku Mojok.co.

“Sebagai mana bisa disimak dalam buku ini, mereka tak hanya berasyik-masyuk dengan dunia yang digelutinya. Tapi juga menyuarakan pandangannya yang menggelitik tentang kondisi sosial-politik di Tanah Air.” Dr. Budi Irawanto, Dosen Ilmu Komunikasi UGM & Direktur Jogja Asian-Netpac Film Festival (JAFF).

“Keliaran perspektif, cerdasnya arogansi, bahkan provokas  pemikiran ketat  tersirat  lewat buku milik kolektif nekat asal Yogya ini. Walau diantarkan dalam gaya sastrawi, namun buku ini tak akan membuat kening berkerut, cepat saji, dan pastinya tidak kehilangan taji.” Wendi Putranto, Rolling Stone Indonesia.

 


Tulis Review
Nama anda:


Review Catatan: HTML tidak diterjemahkan!

Rating: Jelek            Baik

Submit