Produk Sudah Dimasukkan Trolley Belanja
Lihat Trolley dan Bayar Lanjutkan Belanja
Museum Masa Kecil Musyawarah Burung

Muslihat Musang Emas

DETAIL
Kategori : Fiksi
246 Indonesia
ISBN : -
Bahasa Indonesia
Halaman 246 halaman
Stock: 110
Penerbit: Banana
Penulis: Yusi Avianto Pareanom
Berat : 0.30 Kilo

DESKRIPSI Muslihat Musang Emas

Buku tersedia tanggal 25 September 2017
 
APA yang akan kaulakukan bila kautahu kau anak hasil hubungan sungsang, keluargamu telah bermetamorfosis sempurna menjadi benalu, kota kelahiranmu makin tak kaukenali, perjalananmu dalam satu hari menghantam otakmu sampai memar, dan orang yang membuatmu jatuh cinta setengah mati berpotensi mendatangkan hinaan untukmu justru jika kau berhasil mendapatkannya? Kautahu bahwa dunia keras, sering tak tertanggungkan. Mungkin kau akan bermuslihat menghibur dirimu dengan membuat sekian palindrom atau mencoba menulis cerita detektif, tanpa sadar bahwa siasatmu bisa berkhianat. 
 
Muslihat Musang Emas, yang memuat 21 cerita baru dari Yusi Avianto Pareanom, pengarang novel 
Raden Mandasia Si Pencuri Daging Sapi, mengajakmu menyelam ke dalam palung-palung tergelap jiwa manusia—tempat asal-muasal seseorang sanggup melakukan apa saja.

Daftar Isi

Muslihat Musang Emas dan Elena 9
Ia Pernah Membayangkan
Ayahnya adalah Hengky Tornando 23
Bagaimana Ben Kembali Memeluk Islam 32
Gelang Sipaku Gelang (1) 37
Gelang Sipaku Gelang (2) 42
Samsara 50
Benalu Tak Pernah Lucu 80
Penyair yang Meninggalkan Ibadah Puisi 87
Pengelana Waktu 95
Alfion 97
Upaya Menulis Sebuah Cerita Detektif 107
Bangsawan Deli dan Delia 120
b.u.d 130
Buris 149
Pemuda Penyayang 160
Kecerdasan dan Cairan Pekat 168
Suatu Hari dalam Kehidupan
Seorang Warga Depok yang Pergi ke Jakarta 174
Pergi ke Malang 188
Nasihat Bagus 199
Ular-ular Temanten 206
Pak Pendek Anggur Orang Tua
Terakhir di Dunia 216

Cerita-cerita dalam buku ini ditulis dalam kurun 2013–2017. Dalam bentuk yang sedikit berbeda, “Muslihat Musang Emas” hadir dalam BERKAS: Terbitan Berkala Jakarta Biennale 2013; “Pemuda Penyayang” dimuat di Koran Tempo pada 9 November 2014; sementara 

“Ia Pernah Membayangkan Ayahnya adalah Hengky Tornando” muncul di antologi Tubaba (Banana dan Studio Hanafi, 2016). Cerita-cerita lain ditulis pada 2017.

 

Tulis Review
Nama anda:


Review Catatan: HTML tidak diterjemahkan!

Rating: Jelek            Baik

Submit