Produk Sudah Dimasukkan Trolley Belanja
Lihat Trolley dan Bayar Lanjutkan Belanja
Kuasa Kata Kubah

Kuasa Media di Indonesia: Kaum Oligarki, Warga, dan Revolusi Digital

DETAIL
Kategori : Non Fiksi
298 Indonesia
ISBN : 978-979-1260-81-7
Bahasa Indonesia
Halaman 298 halaman
Stock: 2
Penerbit: Marjin Kiri
Penulis: Ross Tapsell
Berat : 0.35 Kilo

DESKRIPSI Kuasa Media di Indonesia: Kaum Oligarki, Warga, dan Revolusi Digital

“Barangsiapa ingin memahami masyarakat dan politik Indonesia kontemporer, dan memakai media sebagai titik masuknya atau sebagai perangkat pemahaman, akan dimudahkan oleh kajian Tapsell ini.”

David T. Hill, Asia Research Centre, Murdoch University

“Buku penting yang menggali hubungan antara media Indonesia, khususnya dalam bentuk digital, dengan oligarki di satu sisi, dan masyarakat sipil di sisi lain. Menyuguhkan analisis detail yang juga reflektif mengenai cara media digital bisa turut memperkuat posisi elite oligarki, sekaligus juga menumbuhkan beberapa sumber tantangan terhadap mereka.”

Vedi R. Hadiz, Asia Institute, University of Melbourne


Cara berkomunikasi, cara mencari berita dan informasi, bahkan kehidupan sosial dan politik yang lebih luas di Indonesia saat ini tengah berubah pesat akibat perkembangan media-media digital kontemporer. Kendati statistik resmi menyebut penetrasi internet di Indonesia masih rendah, nyatanya Indonesia dikenal sangat aktif di media sosial: lebih dari 70 juta penduduk Indonesia mempunyai akun Facebook dan kicauan terbanyak di Twitter berlokasi dari Jakarta.

Berdasarkan riset selama tujuh tahun, buku ini meneliti bagaimana digitalisasi telah membuat industri media massa di Indonesia mengalami pemusatan dan konglomerasi, yang memungkinkan para oligark pemilik media menjadi semakin kaya sekaligus berpengaruh secara politik. Namun, media digital sebaliknya juga membuka peluang bagi warga biasa untuk menyuarakan kepentingannya dan memperjuangkan perubahan. Dilengkapi wawancara-wawancara langsung bersama para oligark media, politisi, dan pelaku jurnalisme di lapangan, buku ini menunjukkan bagaimana media digital kian menjadi kancah tempur bagi kepentingan yang saling bertabrakan antara oligarki dan warga.


Tulis Review
Nama anda:


Review Catatan: HTML tidak diterjemahkan!

Rating: Jelek            Baik

Submit