Produk Sudah Dimasukkan Trolley Belanja
Lihat Trolley dan Bayar Lanjutkan Belanja
Jalan Lain ke Tulehu Jalan Tak Ada Ujung

Jalan Miguel

DETAIL
Kategori : Fiksi
280 Indonesia
ISBN : 978602500
Bahasa Indonesia
Halaman 280 halaman
Stock: 1
Penerbit: Trubadur
Penulis: V.S. Naipaul
Berat : 0.35 Kilo

DESKRIPSI Jalan Miguel

"Jalan Miguel" (judul asli: "Miguel Street") memuat 17 cerita pendek yang saling-sambung. Meski demikian, masing-masing ceritanya juga bisa dibaca secara terpisah. Ini adalah buku pertama yang ditulis oleh V. S. Naipaul, meskipun bukan bukunya yang pertama kali diterbitkan. . Berlatar masa perang di Trinidad dan Tobago, cerita-cerita di dalam buku ini menggambarkan kenangan masa kecil Naipaul di Pelabuhan Spanyol. Nama 'Jalan Miguel' adalah versi fiksional dari Jalan Luis, tempat di mana Naipaul tinggal bersama keluarganya pada tahun 1940an. Naipaul memotret banyak hal di Jalan Miguel, mulai dari kehidupan anak-anak jalan, kekerasan terhadap perempuan, tradisi kalipsonian, budaya Hindu, hingga perang dan perpolitikan.

Naipaul menulis cerita-cerita di dalam "Jalan Miguel" ketika magang di BBC, London. André Deutsch, penerbitnya kala itu, agak ragu menerbitkan sebuah kumpulan cerita pendek dari seorang penulis Trinidad tak dikenal, sebagaimana adanya Naipaul saat itu; penerbit berpikir bahwa sebuah novel pasti akan lebih meraih sukses dan mendukung Naipaul untuk menulis novelnya. Deutsch menerbitkan "Miguel Street" setelah dua novel pertama Naipaul--"The Mystic Masseur" (1957) dan "The Suffrage of Elvira" (1958)--terbit. "Miguel Street" memenangkan Somerset Maugham Award pada tahun 1961. "Sketsa-sketsa ini ditulis dengan begitu ringan, hingga tragedi terasa subtil dan komedi terasa kental, namun suara kebenaran senantiasa terdengar kuat di dalamnya." ~ New York Times . "Satu dari sedikit penulis kontemporer yang bisa kita bicarakan dalam hal kebesarannya." ~ Mel Gussow, Newsday . "Menghibur dan tajam.... Bacaan bagus." ~ Chicago Tribune . "Naipaul tidak menuturkan cerita. Dengan suatu cara yang ajaib, dia membawamu ke Pelabuhan Spanyol dan memperlihatkan kehidupan orang-orang Trinidad yang kaya, carut-marut, dan seolah tak ada selubung kata-kata yang ikut campur di dalamnya.... Saya agak curiga mantel Chekhov telah jatuh ke bahu Tuan Naipaul." ~ Robert Payne, Saturday


Tulis Review
Nama anda:


Review Catatan: HTML tidak diterjemahkan!

Rating: Jelek            Baik

Submit