Produk Sudah Dimasukkan Trolley Belanja
Lihat Trolley dan Bayar Lanjutkan Belanja
Pandangan Hidup

Metateori Redefinisi Subjek Slavoj Zizek

DETAIL
Kategori : Filsafat
ISBN : 9786026138439
Bahasa Indonesia
Halaman halaman
Stock: 2
Penerbit: Berdikari Book
Penulis: M. Zaenal Arifin
Berat : 0.20 Kilo

DESKRIPSI Metateori Redefinisi Subjek Slavoj Zizek

Buku ini berupaya mengkaji konsep subjek teoretisi “Marxis-Progresif”, Slavoj Žižek. Secara ringkas, redefinisi subjek oleh Žižek dibentuk melalui subjek Descartes dan idealisme Jerman yang dikonstruksikan kembali melalui konsep Lacanian. Subjek Žižek menggunakan pemikiran Althusser, Laclau-Mouffe, dan Badiou untuk mencapai aspek aksiologis. Melalui Triad Lacanian, Žižek memandang subjek sebagai kekosongan yang menjauhi subjektivikasi. Dalam menemukan konsep pemikiran komprehensif, subjek Žižek dipahami kembali menggunakan tinjauan metasosiologi. Tinjauan metasosiologi digunakan sebagai upaya menemukan perspektif baru, sekaligus menempatkan konsep subjek dalam paradigma sosiologi. Subjek Žižek yang dikategorikan dalam paradigma definisi sosial ditujukan pada upaya melegitimasi praksis dan relevansi konsep subjek dalam ranah sosiologi. Untuk mencapai potensi tindakan, subjek Žižek diperbaharui aspek aksiologisnya melalui konsep sosiologi subjek. Wujud karateristik sosiologi subjek antara lain; Pertama, sosiologi subjek menekankan pada tindakan untuk mendorong interaksi yang luas dan tak terbatas. Kedua, sosiologi subjek bukan hanya memandang diri sebagai kekosongan, melainkan turut melihat peristiwa sebagai kekosongan yang harus didahulukan dengan potensi tindakan.

Tranformasi pemikiran subjek Žižek dalam konsep sosiologi subjek dibentuk untuk menciptakan tindakan aktif yang ditujukan bagi dirinya dan the other. Melalui tindakan aktif subjek didorong secara positif untuk mempengaruhi bahkan merombak the other. Sosiologi subjek diharapkan mampu menjaga tradisi konsep subjek Žižek dalam era pemikiran kontemporer terutama dalam kerangka mikrososiologi. Konsep tersebut, turut diharapkan menjadi terobosan pemikiran terutama dalam isu-isu seperti “masyarakat cair”, masyarakat beresiko, dan menghidupkan kembali kategori subjek dalam perdebatan pemikiran posmodern, strukturalis, dan postrukturalis.


Tulis Review
Nama anda:


Review Catatan: HTML tidak diterjemahkan!

Rating: Jelek            Baik

Submit